Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2010

Melodies and Silences

(Dear, it's about you and me...) You’re a melody and I’m silence… Your world is full of song and mine is just unwritten lyric, You’re an independet silhouette like row of notation in the choral tone and I’m just an actress in a silent film. Honey, your tones could cure sorrow, then it would be precoius, they say. But I could never think of using songs and stringed instruments to banish the bitterness and pain of life, because silence is stick on them

Pangeran Kodok di Lorong Sekolah

(Cerpen ini saya buat ketika saya masih SMU, baru saya temukan di buku catatan lusuh kemarin saat saya membereskan lemari buku, saya edit sedikit, dan jadilah.... tapi harap maklum kalo ceritanya sangat ABG lol) Sore seperti biasa di hari Minggu aku menonton Animal Planet bersama ibuku sambil mengupas kentang untuk dijadikan cemilan ala French malam nanti. Tapi, Animal Planet sore ini sangat mengerikan bagiku. Kali ini episode tentang burung beo. Bagus sih bagus burung beo-nya, tapi mengenaskan. Episode beo ini dibuka dengan segmen yang menampilkan betapa cantik-cantik dan indahnya burung beo itu. Lalu dilanjutkan dengan tayangan yang menampilkan bagaimana burung-burung beo nan indah liar itu ditangkap, kemudian diperlakukan secara kasar, belum lagi banyaknya burung beo itu mati sebelum sampai di toko yang menjual binatang peliharaan. Kalau dipikir-pikir sadis sekali ya manusia, untuk kesenangan pribadinya, mereka mengorbankan kehidupan liar alam yang indah. Sama sadis da

Si Hover yang Lucu

Hooolllaaa..... Templates blog saya berubah lagi, dulu saya sangat setia dengan Spring Flower hingga layout itu bertahan sampai enam bulan, karena bernuansa bunga-bunga dan alam, meski memang tidak sesuai dengan judul blog saya ini, Sel Abu-abu. Oleh karena itu, Spring Flower saya wariskan ke Daisy dan Dunianya yang serupa dengan tema dan tagline nya. Karena ini adalah Sel Abu-abu, makanya saya cari yang layoutnya juga bernuansa abu-abu yang simple tapi menarik. Berkali-kali saya mengganti layoutnya sampe saya lupa tidur (lebay). Dan jatuhlah pilihan saya pada layout yang ini, dan karena layout ini sangat simple maka sayapun menambahkan si Hover, burung twitter yang lucu itu supaya bertengger di header blog ini. Ini pun karena saya terinspirasi sama si Daun Lontar , blog Wordpress yang menampilkan si burung imut itu sebagai gadgetnya. Coba perhatikan senyumnya yang imut itu, siapa sih yang tak tahan untuk memilikinya lol. Dan klo mau juga coba deh klik link ini Twitter Hack and Plug-

Sel Abu-abu di Lembah Sedih

(Ini adalah puisi dari seorang kawan lama yang katanya terinspirasi setelah membaca blog ini) Hai abu-abu yg berada dlm kesedihan.. Kau mempunyai cahaya tapi kau tampakan kegelapan.. Abu-abu yang mengetahui hati.. Mengapa tak kau tegaskan menjadi hitam agar tetap menjadi gemerlap.. Atau kau jadikan putih dengan ketentraman yang terang.. Tapi kau adalah abu-abu yg terkenal sedih.. Pada bait-bait keluarlah air mata.. Pada tulisan cerita jadilah jeritan perih.. Abu-abu adalah dia yang mengerti perasaan dalam ukiran pena.. (Makasih Ture...)

Nyeri Kram (Aku Mengalaminya, Apa Kamu Juga?)

Dysmenorrhea... Saya baru menemukan istilah ini beberapa menit yang lalu sebelum posting tulisan ini. Apasih arti kata yang susah disebut itu? (baca: dis_menor_ya?) lol. Dysmenorrhea itu adalah nyeri kram perut yang sering sekali melanda perempuan disaat awal menstruasi. Seperti yang saya alami tiap bulan yang terkadang mengganggu aktivitas saya. Rasanya sakit sekali, ada perasaan mulas, pegal-pegal disekitar pinggul sampai (maaf) pantat, disertai mual dan terkadang muntah, bahkan saya sering beberapa kali pingsan menahan sakitnya. Nyeri ini mungkin terasa selama dua hari pertama menstruasi, namun hal ini berbeda-beda pada setiap perempuan. Bagi sebagian perempuan termasuk saya nyeri ini akan dirasakan selama sehari penuh di awal menstruasi dan sakitnya sangat hebat. Bagi yang lain, mungkin terasa nyeri ringan dan samar-samar. Menurut sumber yang saya baca, nyeri ini disebabkan oleh kontraksi atau gerakan otot-otot rahim yang kuat. Perempuan dengan dysmenorrhea yang hebat mungkin me

Lihat Aku

Lihat aku, tataplah mataku... Ya, tataplah lebih dalam, Adakah kau lihat sesuatu disitu, Kuharap kau dapat melihatnya, Dan Kaupun bisa mengerti... Seandainya kau tahu, dan kau mengerti apa yang ada di dalam mataku, Ku yakin kau akan meludahi dan mencaci aku, Karena isinya hanyalah kepalsuan... (buat mantan pacarku, selamat ulang tahun)

Yang Keseratus

Ini adalah postingan blog saya yang keseratus, wah saya sendiri gak nyangka bisa mencapai angka ini. Ada yang bilang itu karna saya produktif mengelola blog ini (siapa lagi yang bilang kalau bukan si Jail Cyborg Curl itu hehe) tapi saat itu juga saya bilang ke dia, "bukan produktif kali tapi iseng, lol." Memang, blog ini ada karena keisengan saya menulis apapun yang saya bingung harus disalurkan kemana lagi. Saya malu menyebutnya hobi karena tulisan-tulisan saya disini sangat tidak bermakna sekali, sangat nggak banget buat seorang Sarjana Sastra, hell yeaah!!! Tapi biar saja selama blog tercinta saya ini dapat menjadi pelarian atas keluh-kesah saya, unek-unek saya, sampai tempat sampah dari amarah saya, saya tetap ingin mengelolanya, bercinta dengannya setiap malam. Dan inilah postingan saya yang keseratusyang sama sekali tidak bermakna.

Ketika Ku Sedang Menyusun Skripsi

Dini hari ini. Aku sedang di dalam kamar, sendiri. Menyusun skripsi, yang sebulan lagi harus diuji. Tiba-tiba terdengar suara, "Tok... tok..!!" Ada yang mengetuk pintu kamarku. Aku abaikan, namun suara itu semakin gencar terdengar. "Iya iya sebentar! Aku sedang mengetik Bab 2!" Teriakku. Ketukan itu pun tak juga kunjung berhenti. Ah... nanti dulu. Skripsiku belum selesai. Sebentar lagi...! Tanggung, aku sedang mencerna dan menyusun berbagai teori. Tunggulah di situ, hai pengetuk pintu. Tidak baik merangkai teori-teori dan pemahaman ini setengah jadi. "Tok...Tok.. TOKK TOKK!!!!" Ketukan itu masih terus berbunyi, malah lebih keras dari sebelumnya. "Baik! Baik! Pintunya akan kubuka!" Aku bangkit berdiri dan membuka pintu kamarku. Terlihat sang waktu berdiri di hadapanku. Ia tersenyum sambil menarik-narik tanganku. Sial..! Ia ingin mengajakku bermain kejar-kejaran lagi seperti kemarin pagi! ~02.45 05 Juli 09 Setahun yang lalu saa

Beri Aku Nama Belakang

Inilah sepenggal percakapan antara Coraline dan Si Kucing berwarna hitam yang bisa bicara yang ia jumpai di belakang rumah barunya saat ia sedang berkeliling. Coraline : "Namaku Coraline Jones, siapa namamu?" Kucing : "Kucing tak punya nama." (jawabnya dengan sombong) Coraline : "Tidak punya?" Kucing : "Tidak! Kalian, manusia, punya nama. Sebab kalian tidak tahu siapa diri kalian. Kami tahu siapa kami, jadi kami tidak butuh nama" (Neil Gaiman, Coraline). Haha, si Kucing benar manusia tidak mengenal siapa dirinya, manusia adalah makhluk sosial yang terkonstruk. Dia tidak bisa mengenal dirinya sendiri tanpa liyannya. Mengutip sedikit dari teori Lacanian bahwa manusia mendapatkan pengetahuan atas dirinya ya dari orang lain ""We get knowledge of what we are from how others respond to us"" Subjektivitas manusia terbentuk sejak ia dilahirkan. "Terbentuk" kata kerja pasif yang berarti semua yang ada dalam diri manusia adala

Jengah 2

Jika setiap kata adalah salah, maka diam adalah sebuah tanya. Wahai batu yang ahli membisu, perlihatkanlah kepada semua yang lewat, bahwa aku ingin sepertimu, membatu dari waktu ke waktu, Tak peduli kepada jalan yang panjang membentang, yang selalu menawarkan sebuah perjalanan. Jika setiap suara adalah marah, maka telinga adalah ruang. Oh batu yang hanya terus membatu , ajari aku tuli sepertimu. Tak mendengar angin yang berdesir yang mengajak berkelana ke negeri yang terbuang. Aku ingin menjadi diam. Aku ingin tak mendengar. Aku Jengah!!!

Aku Ingin Bercerita Kepadamu Tentang Sebuah Cerita

Mendekatlah, duduklah di sampingku, aku ingin bercerita kepadamu. Tidak! Bukan cerita tentang dunia yang sudah semakin ganjil. Bukan juga tentang langit yang warna birunya kian menyayat. Bukan tentang pepohonan yang terluka. Bukan pula cerita tentang mereka yang telah pergi satu-persatu. Mari dengarlah aku dan bersandarlah dibahuku, aku ingin bercerita kepadamu. Bukan cerita tentang pemain opera yang mengadakan pesta topeng dan menjadi Judas dengan membakar jasad saudaranya. Bukan tentang sahabat yang dungu ataupun sahabat yang licik. Bukan pula tentang situasi dimana aku tak harus mengucapkan hello atau goodbye . Aku tak akan menceritakan semua itu kepadamu, karena kutahu kamu sudah mendengar semua cerita itu. Maka, genggamlah tanganku, aku ingin kamu dengar sesuatu yang belum pernah kamu tahu. Sekarang, pasanglah kedua telingamu, dengarlah ceritaku ini, sebuah cerita tentang aku dan kamu yang telah terjebak di dalam ruang yang bisu. ~Dunia Maya, Februari 2009~

Bersama Bayangan

Detik seolah lupa akan gerak dan suara tik-tak nya di saat aku--mungkin juga kamu?-- kita berdansa bersama bayangan dengan mata terpejam. Aku di sini--dan kau melayang-layang di sana-- Lalu kita buat waktu seolah lupa akan lajunya ketika aku--kamu?-- bercengkrama bersama bayang di antara gelap ruang kamar... ~hi Shadow, I Miss You~

Pohon Mangga

Fellaaa, keadaan telah berubah drastis buat saya, saya tidak lagi sensitive, saya tidak lagi peka, bahkan saya tidak mengenal lagi siapa saya?? Am I getting old? Am I getting human??? Rasanya ingin sekali menulis seperti dahulu, membuat cerpen, esai, berkelakar pendek lewat tulisan, atau sekedar menuangkan unek-unek lewat blog. Tapi kemampuan menulis saya sangat payah saat ini, tak seperti dulu lagi (meskipun dulu juga gak hebat-hebat amat). Lol. Kenapa ya? Inspirasi... Dimanakah kau bersemayam? Dulu, ketika saya sedang buntu, mumet, saya selalu mendapatkan inspirasi ditempat itu. Tempat yang selalu dapat mendamaikan hati saya ketika ia galau, dan yang selalu saya ajak bercerita tentang hidup saya, tentang rahasia terpendam saya, tentang pria yang saya suka, tentang kelicikan-kelickan saya, hingga tentang kerinduan saya pada ketenangan. Tempat itu, dibawah pohon mangga, di samping gedung H Unisma Bekasi (kampus tempat saya kuliah). Pada pagi hari, pukul enam lewat limabelas menit saya

Aduhhh!!!!

Gawat...gawat!!!!! What should I do???? I've lost my will to write!!!! Tell me what should do??? Hell YEAH.....!!!!

Selamat Yaaaaa

Minggu pagi yang lumayan sejuk karena semalam dibasahi hujan. Tapi tak sejuk lagi ketika tiba-tiba telepon berdering. Voice on the phone : Halo, assalammualikum, Dessy nya ada? Me : Walaikumsalam, ini siapa ya? (sambil menerka-nerka suara siapa) Voice on the phone : Ini Dede Des, hey bu undangan udah sampe belum? Me : Undangan???? Dede : Iya, takutnya belum sampe, Oh iya tolong di cek juga undangan buat Bapak udah sampe juga atau belum. Eh iya Des, gimana kabarnya L***** Dessy kapan nyusul? Emang gak mau ya kaya orang-orang? Buruan Des, bentar lagi KIAMAT loh.... Nanti dateng sama dia!! Dessy juga jangan lupa dateng waktu De akad ya Des, nanti ada banyak temen-temen SMP yang pada dateng juga. Bla...bla...bla..." Me: (dan saya cuma menjawab:) baik, iya, selamat ya! lalu tut...tut...tut....

Gambarku

Iseng ngegambar-gambar... (lol)