Skip to main content

Kamu

Hai kamu...
Bisakah kamu hidup normal seperti para manusia pada umumnya, seperti wanita kebanyakan?
Bisakah kamu melupakan dan move on..?
Bisakah hidupmu tidak melulu dipenuhi pikiran tentang dia dan imaji tentangnya di masa lalu...?
Bisakah kamu move on??
Bisakah???
Tolong lupakan dia dan tidak menjejali hidupmu akan penyesalan dan tuntutan atas sesuatu yang TIDAK dilakukannya.
Bisakah kamu sedikit berpikir, bahwa ada orang terganggu atas semua ratapan kamu, dan itu adalah saya...
Bisakah kamu sadari orang yang selalu kamu harapkan, kamu ratapi itu adalah SUAMI saya??? 
Ya, dia telah menikah, kami saling mencintai, kami telah memiliki seorang anak. Dan kami hidup di masa sekarang juga untuk masa depan.

Tolong...
Bisakah kamu berubah Rin?

Comments

Popular posts from this blog

Jadikan Aku yang Kedua!

"Jadikan aku yang kedua... Buatlah diriku bahagia..." Lirik lagu Astrid ini tetiba terngiang-ngiang saat saya membaca status FB (anonim) yang di-share oleh teman saya. Baca deh... dan buat Ibu-Ibu yang anti poligami siap-siap geregetan yaaa... Terlepas ini postingan siapa, anonim sekalipun, saya cuma mau bilang, ke pasar gih Mbak, beli ketimun yang banyak. Oppss!! Sorry terdengar tidak senonoh dan hardcore yaaa, gimana nggak, kata-kata yang tertulis dalam statusnya juga seputar itu kan? "kenapa hanya tidur dipelukan satu istri saja?" Hey, menjadi seorang imam itu bukan hanya masalah di tempat tidur, dan statement itu lebih kepada nafsu bukan sunnah. Oke well, masalah nafsu, birahi, itu manusiawi dan sesuatu fitrah, jikaaa... hanya jika disampaikan dengan cara yang fitrah juga. Nafsu yang seperti ini selalu dikaitkan dengan sunnah, padahal (cmiiw, sunnah Nabi yang lain itu banyak keleeuuss, kalau memang tujuannya adalah mengikuti sunnah Nabi). Berpoligami t...

#Day 20: STFO

This is the story about four people named Everybody, Somebody, Anybody, and Nobody. There was an important job to be done. And Everybody was sure that Somebody would do it. Anybody could have done it, but Nobody did it. Somebody got angry about this because it was Everybody's job. Everybody thought that Anybody could do it,  but Nobody realized that Everybody wouldn't do it. It will end up that Everybody blamed Somebody when Nobody did what Anybody could have done. End. Guys, I believe that these four people are surround you, everywhere you are; at office especially, in a team work definitely, or probably at class. You know it sucks. Because yes, it sucks. Whoever you are; Everybody, Somebody, Anybody, or Nobody, please STFO and do your own job.   *Image from "The Office" movie Illustration