Skip to main content

Aku Cuma Ingin Seimbang.

Ada masa dimana aku merindukan diriku yang seutuhnya seimbang apa adanya, namun ada kalanya aku ingin keluar dari raga ini dan entah menjadi apa... bagai asap aku ingin menguap berkondensasi menghasilkan bulir-bulir air yang kemudian terserap tanah...aku ingin hilang.

Bagaimana jika aku menghilang dan meninggalkan orang orang yang ku sayang. Mereka tetap menjadi mereka dengan keberadaan maupun ketidakberadaanku. Aku ingin larut dalam kesempurnaan bayangan yang hanya membuatku tampak seperti aku pada diriku yang menginginkan keseimbangan.

Keseimbangan bagiku ada dalam keheningan yang kuciptakan sendiri, keterdiaman yang membuatku berpikir tentang aku, hidupku, tujuanku, dan hal-hal yang membuatku seperti ini, namun dalam keheningan itu, dalam keterdiaman kumendengar banyak suara yang menunutunku melakukan ini dan itu, membisikan ketelingaku yang benar dan yang salah, semua memintaku menjadi ini dan itu. Suara-suara dalam keheningan ini menjadikannku seperti orang lain yang tak kukenal, menjadi aku yang bukan aku.

Comments

Unknown said…
Aku bukan aku??? wah sepertinya ini hampir sama dengan aku, ku pikir hanya aku yang bukan aku, ternyata kau pun bukan kau... kita bikin POGJ yuk!!! Perkumpulan Orang Ga Jelas!!! :-) :-)
Dessy Aster said…
itu bisa menjadi we are when we are not right????

Popular posts from this blog

Jadikan Aku yang Kedua!

"Jadikan aku yang kedua... Buatlah diriku bahagia..." Lirik lagu Astrid ini tetiba terngiang-ngiang saat saya membaca status FB (anonim) yang di-share oleh teman saya. Baca deh... dan buat Ibu-Ibu yang anti poligami siap-siap geregetan yaaa... Terlepas ini postingan siapa, anonim sekalipun, saya cuma mau bilang, ke pasar gih Mbak, beli ketimun yang banyak. Oppss!! Sorry terdengar tidak senonoh dan hardcore yaaa, gimana nggak, kata-kata yang tertulis dalam statusnya juga seputar itu kan? "kenapa hanya tidur dipelukan satu istri saja?" Hey, menjadi seorang imam itu bukan hanya masalah di tempat tidur, dan statement itu lebih kepada nafsu bukan sunnah. Oke well, masalah nafsu, birahi, itu manusiawi dan sesuatu fitrah, jikaaa... hanya jika disampaikan dengan cara yang fitrah juga. Nafsu yang seperti ini selalu dikaitkan dengan sunnah, padahal (cmiiw, sunnah Nabi yang lain itu banyak keleeuuss, kalau memang tujuannya adalah mengikuti sunnah Nabi). Berpoligami t...

Pembuktian

Dear Taylor, Saya pernah begitu "young and naive" di fase-fase usia saya yang masih 20-25 tahun, saya selalu ingin membuktikan pada orang-orang di sekeliling saya bahwa saya bisa dan mampu. Bahwa saya juga pintar, bahwa saya juga diperhitungkan. Pada masa-masa itu saya seringkali sadar kalau saya sedang menggunakan topeng, topeng "bisa" topeng "sok pintar" topeng "berani" dan topeng-topeng lainnya. Saya sadar saya memakainya dan saya merasa kelelahan. Lama-kelamaan topengnya terasa begitu berat mencengkram wajah asli saya, sehingga saya tak lagi mengenali siapa saya sebenarnya dan apa yang saya mau. Selalu yang ada dipikiran saya saat itu adalah apa saya melakukannya dengan baik, atau apakah saya berhasil mendapatkan sesuatu yang orang anggap itu adalah hal yang bagus, apakah jika saya begini begitu sikap saya dapat diterima?  Lagi-dan lagi yang saya pikirkan selalu adalah pendapat orang lain, saya telah jahat pada diri saya sendiri dengan tidak ...